Minggu, 11 Januari 2009

Berbagi Kesempatan Bisnis

Zaman sekarang, siapa yang tidak mengenal internet ? Browsing, surfing, chating, e-mail, blogging sudah menjadi hal biasa dilakukan saat ini, bahkan oleh anak SD. Banyak hal bagus yang kita dapatkan dari internet, kemudahan memperoleh informasi dan memperbanyak teman misalnya.
Tapi tidak sedikit juga orang yang berinternet hanya membuang waktu dan isi saku, seperti saya dulu.

Belakangan ini, saya menemukan sebuah ebook yang sangat menarik.



Ebook ini berisi informasi berbagai bisnis online yang bisa kita aplikasikan langsung, mudah dan santai. Setelah membacanya, saya baru tahu begitu banyaknya bisnis online ( cara mendapat uang di internet ) yang bisa dilakukan oleh orang yang tidak begitu jago berinternet seperti saya.

Sekarang bagi saya, berinternet bukan lagi menjadi ajang menguras isi saku tapi mempertebal isi saku. ( Saya ingin menucapkan banyak terimakasih kepada rekan saya Haryo Prabowo yang telah membuat ebook luar biasa itu )

Ingat. Internet merupakan media informasi terbesar yang diakses oleh milyaran atau bahkan trilyunan orang di dunia setipa harinya. Apakah anda tidak melihat kesempatan besar di sana?

Ebook ini juga dilengkapi dengan :



Enaknya lagi, anda bisa konsultasi bisnis online, tidak dibiarkan bekerja sendiri.

Informasi selengkapnya “Klik di sini”


Motivasi dari Orang Sukses

Jangan takut mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan.
Anda tak akan mampu melewati sebuah jurang dengan dua lompatan kecil.
(David Llyod George)

Baca selengkapnya...

Untuk Siapa Kesempatan itu ?

Kesempatan merupakan sebuah jembatan kesuksesan. Dengan kata lain, seseorang akan mendapatkan kesuksesan jika ia pandai melihat kesempatan dan memanfaatkannya dengan usaha nyata disertai kesungguhan.

Banyak orang bilang bahwa kesempatan hanya datang sekali. Pada kenyataanya kesempatan selalu datang pada orang yang berusaha. Sebagai contoh: Seorang mahasiswa rajim berusaha dengan belajar secara sungguh-sungguh karena ingin pandai. Untuk mahasiswa itu, ada beberapa kesempatan yang sangat mungkin akan datang padanya. Pertama, kesempatan mendapat beasiswa karena prestasinya. Kedua, kesempatan kerja lebih luas karena nilainya bagus.
Mahasiswa itu telah memanfaatkan kesempatan belajar di universitas ( tidak semua orang mendapat kesempatan itu ). Karena ia berusaha dan sungguh-sungguh, dia mendapat kesempatan lain. Bisa dikatakan, kesempatan bisa melahirkan kesempatan lain jika kita berusaha dengan sungguh-sungguh.

Tidak sedikit orang yang melihat sebuah kesempatan yang cocok untuknya, bahkan kesempatan itu datang di depan matanya, namun ia tidak bergerak sedikit pun, kalau pun bergerak hanya sedikit tanpa kesungguhan. Seolah-olah kakinya terbelenggu oleh perasaan malu, gengsi, perasaan tidak mampu sebelum mencoba, takut gagal dan perasaan lainnya yang membuatnya tidak mencoba berusaha. Ia hanya duduk diam saja sambil terus berharap kesuksesan besar akan turun dari langit khusus untuknya. ???

Kadang kita terlalu merasa nyaman dengan kondisi saat ini. Sehingga ketika kesempatan datang, tanpa kita sadari, kita sendirilah yang menghindari kesempatan itu. Parahnya, dengan menghindari kesempatan itu sama saja menghindari kesuksesan yang diimpikan.

Kesempatan itu datang untuk menantang keberanian. Kesempatan itu datang untuk orang yang berani berusaha, berani bersungguh-sungguh, berani sukses. Maka bukalah mata, kuatkan hati dan pikiran, jagalah kondisi badan anda agar selalu siap menyergap begitu kesempatan membentang di hadapan anda.

>
Motivasi dari Orang Sukses

Saya sudah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras.>
(Harry S. Truman)

Baca selengkapnya...

Kesempatan

Seperti yang kita tahu, semua orang butuh makan, butuh minum, butuh pakaian, butuh tempat tinggal, butuh kesehatan, butuh pendidikan, butuh kenyamanan dan butuh fasilitas-fasilitas lainnya.

Jika kita mau membuka mata, atau sedikit bernaluri bisnis, semua itu adalah kesempatan. Selama ada kehidupan, kesempatan itu ada. Itu sebuah kepastian.Hanya saja seringkali kita tidak menyadari kehadirannya. Kalau tidak, kita merasa tidak siap ketika kesempatan yang kita harapkan itu datang.

Kta orang sekarang adalah jaman susah, krismon, atau resesi. Mari kita belajar tidak menyalahkan keadaan, belajarlah bagaimana kita menyikapi keadaan. Keadaan tidak akan pernah menghapus kesempatan, justru mungkin menambah kesempatan ( kesempatan bisnis ).

Ingat. Keadaan / masalah datang untuk menyatakan siapa diri kita, bagaimana kualitas karakter kita. Jangan biarkan masalah menyatakan bahwa kita adalah seorang penakut yang tidak berani mengambil satu pun kesempatan yang berserak dan bertebaran di sepanjang jalan dalam kehidupan ini.

Untuk siapa kesempatan itu kalau bukan untuk kita manfaatkan.


Motivasi Dari Orang Sukses

Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan.
(Robert F. Kennedy)

Baca selengkapnya...

Siapakah Anda ?

Kadang kita bingung untuk menjawab pertanyaan itu. Ketika saya mencoba sedikit merenung ( tidak lupa bergaya spt patung “The Thinker” nya karya Rodin yang terkenal itu ;-) , rupanya kebingungan saya itu muncul karena saya kurang bersyukur, sehingga tanpa saya sadari saya tidak jujur pada diri saya sendiri.

Saya pun mencoba belajar jujur pada diri sendiri, tidak mudah memang ( mengambil napas dalam-dalam untuk menerima diri apa adanya ). Tapi dengan sedikit upaya itu, sedikit demi sedikit jawaban dari pertanyaan diatas pun muncul. Jawabannya cukup simpel, yaitu masalah.
Misalnya saya membeli sebuah barang seharga 3 ribu dengan selembar uang 5 ribuan. Tapi si penjual memberi kembalian dengan uang ribuan sebanyak 3 lembar. Uang itu sudah ditangan, dan saya tahu kembalian itu lebih seribu. Maka apa yang saya lakukan?
Jawaban dari pertanyaan ini merupakan juga jawaban dari pertanyaan di atas.

Jika saya memberikan kelebihan uang kembalian itu pada si penjual, berarti saya termasuk orang jujur. Tapi jika saya langsung memasukan uang ke saku sambil berlalu dan mendendangkan lagu, berarti saya bukanlah orang yang jujur.

Dengan mengetahui apa yang saya lakukan saat menghadapi masalah, saya mulai mengenal siapa diri saya.

Ada banyak masalah sepele setiap hari yang akan menjelaskan siapa diri kita sebenarnya. Inilah sebabnya kenapa saya bilang tidak mudah. Kita harus menerima apa adanya, jika ternyata sebagian besar masalah-masalah itu menyatakan bahwa kita termasuk orang yang kurang baik. Kemudian, apakah kita nyaman dengan hal itu?
Jika tidak, maka kata kuncinya adalah PERUBAHAN.

Siapakah kita ini? Biarkan masalah yang menjelaskannya. Dan apakah masalah-masalah yang kita hadapi menyatakan bahwa kita pantas jadi orang sukses? Kalau tidak maka kita harus belajar menghadapi masalah sebagaimana orang sukses menghadapi masalah.


Motivasi Dari Orang Sukses

Tidak ada rahasia menggapai sukses.
Kesuksesan itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan.
(General Colin Powell)

Baca selengkapnya...

Rabu, 07 Januari 2009

Kualitas Karakter

Kita sering mendengar orang tua berkata bahwa kehidupan adalah ujian. Maka keberhasilan kita dalam hidup ditentukan oleh lulus tidaknya kita dalam ujian kehidupan. Ujian kehidupan sering datang secara mendadak, tak terduga dan bisa muncul kapan saja dan bahkan bukan karena kesalahan kita sendiri. Bisa berupa kesulitan tak terduga, kekecewaan, hambatan, kegagalan dan krisis kehidupan. Di sinilah kita memperlihatkan kepada diri sendiri dan orang disekeliling kita siapa diri kita sebenarnya. Atau dengan kata lain, bagaimana kualitas karakter kita.

Jika seseorang bercita-cita meraih sukses besar, dia harus memiliki karakter hebat, kualitas karakter jauh diatas rata-rata. Kualitas karakter seseorang dapat dilihat dari kegigihannya. Kegigihan bagi karakter seseorang adalah seperti karbon bagi baja. Itu suatu yang mutlak yang berjalan beriringan dengan semua kesuksesan besar dalam hidup.

Kegigihan adalah terus maju mencapai tujuan walaupun menghadapi segala kesulitan, tidak mundur setapak pun di hadapan rintangan yang menghalangi dan berusaha sekuat mungkin untuk menaklukannya.

Kegigihan adalah rahasia kemenangan dalam hidup dan tanda bukti bagi orang-orang besar. Keberanian untuk gigih dalam menghadapi kemalangan dan kekecewaan adalah satu-satunya kualitas yang, lebih dari apapun, akan menjamin kesuksesan seseorang.

Aset terbesar orang sukses bisa jadi berupa kegigihan, sehingga ia mampu bertahan lebih lama dari siapa pun. Hal ini merupakan suatu bentukkepercayaan yang tinggi pada diri sendiri dan kemampuannya untuk sukses.

Motivasi dari Orang Sukses

Tidak ada yang dapat menggantikan kegigihan. Bakat tidak; tidak ada yang lebih umum daripada orang berbakat yang tidak berhasil. Kejeniusan tidak; orang jenius yang tidak memiliki apa-apa hampir merupakan hal umum. Pendidikan tidak; dunis penuh dengan orang berpendidikan yang terlantar. Kegigihan dan kesungguhan saja yang menentukan.
( Calvin Coolidge )

Baca selengkapnya...

Motivasi, Sukses dan Inspirasi > Kebiasaan Kita

Saat kita melipat kertas pertama kali, terasa sedikit penolakan, tetapi bila kita paksakan kertas itu berubah ke bentuk baru dan langsung dalam perubahan itu. Hal yang sama juga bisa terjadi pada urat syaraf kita. Tiap-tiap pikiran dan perbuatan memberi bekas dalam urat syaraf dan merubahnya dalam bentuk baru tertentu. Sehingga jika hendak berpikir atau berbuat kedua kalinya menjadi lebih mudah lebih mudah. Karena urat syaraf telah sedia dan terbentuk menurut perubahan itu. Seperti orang yang biasa meletakan tangan di dalam saku atau meletakan kaki diatas kaki satunya.

Begitulah sifat dari urat syaraf ; menerima perubahan. Setiap kita mengulangi pikiran atau perbuatan sangat berpengaruh pada urat syaraf. Semakin sering kita mengulangi suatu pikiran atau perbuatan maka semakin kuatlah perubahan pada urat syaraf dan semakin mudah pula dalam melakukan perbuatan itu. Misalnya orang yang biasa bangun pukul 04.00 pagi, tanpa perlu weker ia bisa bangun pada waktu itu, tidak ada kesulitan baginya.

Dan terbentuklah apa yang disebut ‘kebiasaan’. Dan yang sering tidak kita sadari, kebiasaan yang kita lakukan sangat berpengaruh pada keberhasilan hidup kita.Karena dibalik kebiasaan ada kekuatan yang membuat kita lebih mudah dan efisien dalam melakukan pekerjaan/ perbuatan tertentu.

Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahagia dan sengsaranya seseorang disebabkan oleh kebiasaannya. Jujur atau berkhianat karena kebiasaan, rajin atau malas karena kebiasaan, kuat atau lemah karena kebiasaan. Dan tidak sedikit orang yang terkena akibat dari kebiasaan yang membahayakan, ingin merubahnya atau menghindarinya. Pecandu narkoba misalnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa kebiasaan terbentuk dari pikiran dan perbuatan yang berulang-ulang, terutama yang kita inginkan. Pikiran selalu lebih dulu daripada perbuatan. Dengan kata lain pikiran adalah dasar dari kebiasaan. Bila seseorang menghendaki suatu kebiasaan atau lenghindarinya ia harus memperhatikan pikirannya. Terkadang pikiran itu pertama-tama menolak, akan tetapi bila terus menerus datang kepada otak, akhirnya menerima dan kemudian melakukan sebuah perbuatan. Karena itulah maka kita sehaursnya lebih selektif memilih apa yang kita masukan ke dalam pikiran agar tidak terbentuk adat kebiasaan yang tidak dikehendaki.

Namun apabila sudah terlanjur memiliki kebiasaan yang ingin dirubah, seseorang hendaknya mulai membiasakan melakukan kebalikan dari kebiasaan tersebut. Para ahli mengatakan bahwa sebaik-baiknya jalan untuk menghindari/merubah kebiasaan buruk adalah meninggalkannya sekaligus, sehingga ia terasa sakit dan menderita kesusahan dalam batas waktu tertentu, kemudian hilanglah kesusahan itu dan ia terbebas dari perhambaan dan perbudakan oleh kebiasaan buruknya.


Mutiara Kata

Bahwasaanya sabar itu adalah pada desakan yang pertama
( Nabi Muhammad SAW )

Baca selengkapnya...

Senin, 05 Januari 2009

Motivasi, Sukses dan Inspirasi > Perang Besar tanpa Akhir

Ada sebuah kerajaan yang selalu diperebutkan sepanjang waktu. Sejak manusia diciptakan, perang memperebutkan kerajaan itu pun dimulai. Nama kerajaan itu adalah Kerajaan Hati.

Ada dua tokoh utama di balik peperangan ini, yaitu akal dan nafsu. Mereka berdua sangat berpengaruh, bahkan diakui oleh seluruh pejabat dan rakyat kerajaan itu. Mereka sama-sma kuat, mereka silih berganti memenangkan perang itu. Namun dalam satu waktu hanya ada satu tokoh saja yang lebih kuat. Walaupun begitu mereka tidak mampu membunuh salah satunya, karena sebetulnya mereka saling membutuhkan satu sama lain. Mereka hanya bisa melemahkan dan memperbudak salah satunya.

Ketika nafsu menang, akal akan diperbudak. Akal hanya dijadikan alat untuk memikirkan segala cara demi memenuhi segala keinginan nafsu. Akal dipaksa untuk bekerja keras, dia tidak pernah istirahat bahkan dalam waktu tidurnya. Karena begitu satu keinginan nafsu terpenuhi, keinginan nafsu yang lain segera muncul. Dengan begitu, akal menjadi sakit dan lemah. Tinggal nafsu tertawa keras sambil berkata “Kerajaan ini milikku!”
Walaupun begitu nafsu tidak pernah menemukan kata puas.

Ketika akal menang, nafsu dijadikannya sahabat. Dengan diplomasi akal, nafsu dapat dikendalikan. Akal menggunakan nafsu sebagai penggerak kehidupan, tentu kehidupan yang sesuai dengan aturan akal sehat. Akal pun tersenyum bijaksana sambil berkata, “Kerajaan ini milik kita!”
Namun, pada orang awam hal ini jarang terjadi, kalaupun terjadi biasanya tidak lama.

Perang ini tidak pernah berakhir. Ada sebuah catatan penting dari perang ini: memang akal dan nafsu silih berganti menjadi pemenang, tapi semakin sering menang dia juga akan semakin kuat. Maka munculah kebiasaan yang nantinya akan menjadi karakter. Sehingga konon, perang ini telah banyak menghasilkan orang jahat. Itu memang kabar buruk, kabar baiknya adalah: perang ini pun menghasilkan orang bijak, juga orang sukses.



Motivasi Dari Orang Sukses

Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini.
(Stuart B. Johnson)

Baca selengkapnya...